Kejatisu Diminta Usut "Korupsi" Wakil Walikota Medan

GEN,Medan-Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (KEJATISU) diminta segera mengusut kasus "korupsi" yang disinyalir melibatkan Wakil Walikota Medan.Hal ini di ungkapkan LSM-LEMPAR (LSM-Lembaga Penyalur Aspirasi Rakyat) dalam orasi demo yang digelar di depan Kantor DPRD-SU baru-baru ini.

Menurut LSM-LEMPAR melalui koodinator aksi A Yani membeberkan sederet kasus yang melibatkan Wakil Walikota Medan , diantaranya terkait Biaya Pertanggungan Hak Tanah dan Bangunan (BPHTB) tahun 2006 sebesar Rp 2,1 M .Upah pungut yang mencapai Rp 2,8 M dan rehab Komputerisasi yang mencapai angka Rp 14 M.Ini terjadi saat menjabat Kadis Pendapatan Kota Medan.

LSM-Lempar juga menguak dugaan korupsi di lingkungan Dinas P2K Kota Medan ,terkait anggaran Peningkatan Kesiagaan dan Pencegahan Bahaya Kebakaran tahun 2011 sebesar Rp 5.600.877.000,-.dalam kaitannya LSM-Lempar menilai Kejatisu Lamban dan pilih tebang dalam mengusut kasus korupsi di Sumut.

Namun jika Kejatisu dalam waktu semaksimal mungjin tidak dapat mengusut tuntas kasus korupsi tersebut,LSM LEMPAR akan segera mendesak Kejagung dan KPK untuk mengambil alih guna mengusut tuntas korupsi yang ada di Sumut (mashuri / sunaryo)

Tidak ada komentar