Ketua FSKN Menyematkan Pin Kepada Walikota Medan


Medan,Expose,- Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi dinobatkan menjadi warga kehormatan Forum Silaturahmi Keraton Nusantara (FSKN). Penobatan ini  dilakukan karena Wali Kota dinilai sebagai tokoh yang sangat peduli terhadap kebudayaan nusantara.
Penyematan pin ini dilakukan langsung Ketua Forum Silaturahmi Keraton Nusantara diwakili Dr Hari Gondo Prawiro dari Kerajaan Kutai Kartanegara padfa acara jamuan makan malam Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Jalan Sudirman Medan, Senin (27/11) malam.
Penobatan ini disaksikan Dewan Kerajaan FSKN pemangku Sultan Deli Tengku Hamdi Osman Deli Khan, mewakili Gubsu, para raja dan sultan dari seluruh nusantara, termasuk jiran Malaysia serta  pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD)  di lingkungan Pemko Medan.
Dihadapan seluruh peserta jamuan makan malam, Wali Kota mengucapkan terima kasih atas  penobatannya menjadi warga kehormatan FSKN. Dikatakannya, kepedulian itu dilakukannya semata-mata  sebagai upaya untuk melestarikan kebudayaan nusantara.
Itu sebabnya Wali Kota mengaku sangat mendukung penuh digelarnya Festival Keraton Nusantara di Istana Maimun yang dihadiri langsung Presiden Joko Widodo, Minggu (26/11). Di samping itu Pemko Medan juga rutin melaksanakan kegiataan keagamaan, kebudayaan serta  kesenian.
“Tujuan dari kegiatan ini digelar selain melestarikan kebudayaan dan keseniaan, juga untuk lenih meningkatka lagi sifat toleransi, kerukunan umat serta menjaga harmonisasi sosial di Kota Medan yang kita cintai bersama ini,” kata Wali Kota.
Untuk itu Wali Kota menyampaikan ucapan terima kasihnya  atas ditetapkannya Kota Medan sebagai tuan rumah digelarnya Festival Keraton se-Nusantara. Melalui festival itu, Wali kota mengatakan nilai-nilai budaya dapat dilestarikan, begitu juga dengan nilai-nilai kerukunan.
            “Saya memberikan apresiasi kepada semua yang mendukung penyelenggaraan Festival Keraton se-Nusantara. Melalui festtival ini, saya berharap nilai-nilai budaya dapat dilestarikan. Di samping itu kerukunan dan kedamaian di Kota Medan akan lebih meningkat lagi di Kota Medan,” ungkapnya.
            Yang lebih penting lagi tambah Wali kota, masyarakat semakin tercerahkan akan pentingnya kebersamaan, saling menghormati dan menghargai antar sesama maupun antar etnis (suku). Dengan demikian masyarakat semakin mencintai budayanya senditri, termasuk mencintai Kota Medan.           
            Selanjutnya Wali Kota menjelaskan,  guna mempercepat pembangunan kota dibutuhkan partisipasi dari seluruh masyarakat untuk sama-  sama bekerja   dan saling mendukung serta menciptakan kondisi yang kondusif di Kota Medan. Sebab, Medan merupakan kota  multikultural yang terdiri dari berbagai suku, etnis dan agama.                 
“Dengan kebhinekaan, masyarakat  kota dapat hidup berdampingan dengan tenang dan saling menghormati. Tentunya ini modal pentinguntuk pembangunan kota,” terangnya.
Kemudian Wali Kota  menyampaikan keinginannya menjadikan Medan sebagai rumah kita semua, rumah semua agama dan rumah semua suku, termasuk suku Jawa. “Artinya kita ingin menciptakan Medan sebagai Kota masa depan yang multikultural berdaya saing, harmonis, sejahtera dan religius,” pungkasnya.
Sementara itu menurut Dr Hary Gondo Prawiro, dipilihnya Kota Medan sebagai tempat Festival Keraton Nusantara dikarenakan Medan merupakan kota yang memiliki kebudayaan yang sangat baik. Sebab, kelestarian kebudayaan di ibu Kota Provinsi Sumatera Utara ini masih terjaga dengan baik.
" Festival Keraton Nusantara ini merupakan wadah pertemuan keraton, kerajaan atau kesultanan se-Indonesia, dimana melalui pertemuan ini dapat membangun bangsa Indonesia kedepannya melalui pelestarian kebudayaan", jelas Hary.
Selama berada di Kota Medan, Hary mengaku seluruh peserta Festival Keraton Nusantara sangat senang karena Medan terkenal dengan kuliner yang sangat enak seperti durian yang memiliki cita rasa yang sangat tinggi. "Besok kami akan melanjutkan perjalan ke Danau Toba yang terkenal dengan keindahan alamnya,” ungkapnya. (Aden)

Tidak ada komentar