Ini Dia Pelaku Pencurian Buah Pinang Milik PT SSA...!!!


Medan,Buser.co,- Keberhasilan kinerja Unit Reskrim Polsek Sunggal patut diacungkan jempol.pasalnya dapat meringkus 6 orang pelaku pencurian buah pinang milik PT Seven Sead Agro,dilokasi Jalan Binjai Km.16,3 Desa Sei Semayang Kecamatan Sunggal,Minggu (10/12/2017).

Informasi yang dihimpun dihalaman mako polsek sunggal adapun Para tersangka yang diamankan petugas yakni : Henmaitri (27),Sandy Dedy (36),Edy Setiawan alias Wawan (31),Desmon Pasaribu (28),Bambang Suharno (43) Duriat alias Fikri alias Dayat (23) yang semuanya merupakan warga Jalan Binjai.

Sementara itu Kapolsek Sunggal Kompol Wira Prayatna didampingi Kanit Reskrim Iptu Budiman Simanjuntak.mengatakan bahwasanya para tersangka ini diamankan setelah petugas mendapat laporan dari PT Seven Sead Agro jika mereka sering kehilangan buah pinang,ujarnya.

Berdasarkan laporan tersebut, kemudian petugas langsung turun ke lokasi dan melakukan penyelidikan,terangnya.

Pengungkapan kasus ini berdasarkan hasil penyelidikan dan hasil rekaman CCTV.dimana diketahui pelakunya adalah security di PT tersebut," ungkapnya.

Ditambahkan lagi dari informasi yang didapat tersebut,kemudian petugas langsung melakukan penangkapan terhadap 2 orang pelaku.

"Awalnya 2 orang pelaku berhasil kita amankan, kemudian kita lakukan pengembangan dan berhasil meringkus 2 orang pelaku lainnya," jelasnya.

Berdasarkan pengakuan para tersangka, barang bukti hasil kejahatannya disimpan di rumah rekannya,ujar wira.

"Setelah kita interogasi lagi kita pun berhasil meringkus 2 orang pelaku lainnya beserta barang bukti hasil kejahatannya,ucap Wira.

Sedangkan dari tangan para pelaku,petugas turut mengamankan barang bukti berupa 30 goni kain merk yang berisi pinang, 2 unit sepada motor milik Hematri Yamaha Vega BK 4925 PAC dan Yamaha Jupiter Z milik Desmon BK 6754 AAT, Mobil Suzuki Carry BK 8032 BR, 2 unit Samsung Tablet, 1 unit HP Nokia dan 1 unit HP Samsung.

Akibat perbuatan yang dilakukan para pelaku ini mereka dikenakan Pasal.363 ayat 2 KUHPidana dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara,tandas Wira.(ky,vid).

Tidak ada komentar