Diantar Istri, Pelaku Curanmor Di Tangkao Massa


Buser.co, Memang tiada otak pelaku yang satu ini, Pelaku spesialis Pencurian sepedamotor diketahui bernama Muhammad Hasan Pasaribu (30) Warga Jalan Masjid, Dusun III, Desa Kolam, Kampung cendol, Kecamatan Percut Sei Tuan. Pelaku tertangkap tangan oleh warga saat mencuri di Masjid Baburrahman Jalan Swadaya I Dusun VII, Desa Bandar Setia, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kamis (21/6/2018) Subuh.

Info yang didapat Buser.co dilokasi menyebutkan, kejadian bermula saat pelaku ke Masjid Baburrahman diantar istrinya saat sebelum azan Sholat Subuh, bersamaan dengan itu, korban, Man (45) Warga Dusun VII, Desa Bandar Setia Kecamatan Percut Sei Tuan juga datang kemesjid dan memarkirkan kreta Supra Jenis Cina dihalaman Parkir Masjid dengan keadaan Stang terkunci, Kemudian datang Pelaku ke Masjid tersebut berpura-pura ikut Sholat Subuh, sesaat memasuki Sholat Subuh, pelaku langsung beraksi mencuri kreta korban dengan menggunakan kunci " T ".

Kemudian, Warga lain yang terlambat datang ke Masjid hendak Sholat memergoki pelaku sedang merusak kunci kreta korban dengan kunci T, merasa terkejut dan ketakutan pelaku tancap gas dan melarikan diri. Namun naas, pelarian korban Tak sempat jauh karena kreta curiannya sempat mogok dan ditangkap warga serta dimassa kan warga setempat maupun penggunakan Jalan lainnya hingga babak belur.

Pelaku mengaku sudah 3 kali melakukan aksinya dan tertangkap oleh warga saat melakukan aksi terakhirnya Di Masjid Baburrahman Desa Bandar Setia.

" Baru 3 kali pak saya mencuri kreta pak sama kawan saya Ewin pak warga Kampong Kolam pak pangkalan 46, kalo gak percaya biar saya tunjukkan pak rumahnya," aku pelaku kepada warga.

Kejadian tersebut menjadi tontonan warga lainnya, namun, salah satu pengguna Jalan melintas yang sempat melihat, mengenali pelaku.

" Ini memang spesialis maling, biasa diantar sam biniknya itu kalau mau maling, tangkap juga itu biniknya, dia yang selalu ngantar suaminya maling kreta," pungkas seorang Ibu yang mengaku masi Tetangga dekat pelaku kepada warga.

Selanjutnya, pada saat ditangkap, dompet pelaku terjatuh dan ditemukan kunci T yang digunakan pelaku untuk melakukan aksinya.

" Saat terjatuh dompetnya, didalam dompet terdapat kunci T dan Ktp yang diduga Palsu yang alamatnya tertera di Jalan Masjid Desa Kolam, lalu dapat juga kertas yang berisikan ajimat mantra-mantra," ujar salah satu warga sekitar yang enggan menyebutkan namanya ke awak media.

Beruntung, pelaku dapat diselamatkan dari amukan massa setelah tak beberapa lama Petugas Kepolisian datang kelokasi mengamankan pelaku dan Barang bukti ke Polsek Percut Sei Tuan.(Raf)

Tidak ada komentar