Sidang Praperadilan di PN Rantauprapat Terjadi Klaim Argumentasi

Labuhanbatu,BUSER.CO-

          Pengadilan Negeri (PN) Rantauprapat dalam ruangan TIRTA kembali menggelar sidang ke empat Praperadilan atas penetapan tersangka Manesar Sihombing dengan tergugat Kapolres Labuhanbatu,Kamis (20/12/2018).

           Kali ini,sidang Praperadilan dengan agenda pembacaan Duplik Kapolres Labuhanbatu melalui kuasanya yang digelar PN Rantauprapat tersebut diisi argumentasi kedua belah pihak saling mengklaim kepemilikan tanah serta satu unit Rumah Toko (RUKO) dalam perkara ini.

           Berdasarkan dua keterangan saksi ahli Pertanahan yaitu Roni Sitanggang S.sos serta ahli Perdata Hukum Bisnis, Prof. Dr. Sunarmi SH, M.Hum diperoleh,Kapolres Labuhanbatu dalam Dupliknya mengklaim sebidang tanah bersertifikat nomor 3302 berdiri satu unit ruko diatasnya adalah kepemilikan Cun Fuk.

             "Pada intinya yang berhak atas ruko tersebut adalah Cun Fuk.Akta Perjanjian Penitipan (uang) tidak mengakibatkan pengalihan hak milik.Dengan demikian jelas lemohon tidak berhak atas objek perkara berupa tanah dan bangunan ruko diatasnya yang telah dilekati dengan alas hak berupa: SHM Nomor: 3302/Kel.Bakaran Batu,”sebut Frido Situmorang tertulis dalam Duplik melalui kuasanya.

             Tak mau kalah,keluarga tersangka Manesar Sihombing melalui Pengacaranya Kartoyo SH dihadapan Majelis Hakim Dharma Simbolon SH MM juga mengklaim tanah dan ruko terlebih dahulu dikuasai dan usahai oleh tersangka Manesar Sihombing sejak tahun 2012.

             Hal tersebut,kata Kartoyo,sesuai dengan empat perjanjian yang tertulis dalam akta perjanjian penitipan jual – beli ruko dengan cara bertahap (mencicil,red) sertifikat 3302 sejak tahun 2009 antara Chen Min dengan Manesar Sihombing.Ia juga mengatakan bahwa antara pelapor Lim To Ngim dengan Manesar Sihombing tidak pernah saling kenal bahkan komunikasi tentang bisnis apapun terkait perkara ini.

             Kartoyo menyayangkan kinerja Kapolres Labuhanbatu tidak profesional dalam menangani perkara ini.Pasalnya,Chen Min yang ditetapkan sebagai tersangka bukan Manesar Sihombing.

             "Manesar Sihombing dan Lim To Ngim tidak saling mengenal.Manesar Sihombing melakukan perikatan kepada Chen Min.Sedangkan Lim To Ngim melakukan perikatan dengan Chen Min serta mengetahui diatas objek perkara telah dihuni oleh Manesar Sihombing.Manesar Sihombing dan Lim To Ngim tidak memiliki kaitan apapun,jadi seharusnya Kapolres Labuhanbatu dalam perkara ini tergugat menetapkan Chen Min sebagai tersangka bukan Manesar Sihombing."tegas Kartoyo dalam Repliknya.(Dha)

Rantauprapat,20 Desember 2018

Pengirim:Dharma Bakti

Tidak ada komentar