Masyarakat Keluhkan Genangan Air, di Jalan Kecamatan


Buser| Tebing Tinggi
Saat ini,Pemerintah telah dan sedang giat-giatnya melakukan pembangunan berskala besar dan kecil disegala bidang dan sektor.Dan ini sudah dapat dan telah dirasakan oleh masyarakat secara langsung maupun tidak langsung,baik itu masyarakat yang tinggal diperkotaan hingga dipelosok desa.

Namun sayang,pembangunan itu belum sepenuhnya dapat dirasakan oleh warga masyarakat yang tinggal dan bermukim di Kota Tebing Tinggi  Provinsi Sumatera Utara ( Sumut ),tepatnya di Jalan Kuningan Lk.IV Kelurahan Tambangan Hulu Kecamatan Padang Hilir,di Kota ini.

Entah sebab apa...menurut warga, Pemerintah Kota Tebing Tinggi selama ini dinilai tidak pernah menyertakan pengadaan parit untuk mengiringi pembangunan jalan yang dibangun khususnya di Jalan Kuningan ini sehingga menimbulkan kerugian dan ketidak-nyamanan warga masyarakat yang melintas dan bermukim disekitarnya akibat dari banjir 'pabila hujan turun.

Hal itu diungkapkan Jhon Tobing pada Jumat,(7/6/2019) mewakili warga sekitar saat melihat kondisi jalan dan rumah kediaman orangtua nya yang beberapa hari belakangan ini mengalami kebanjiran karena hujan turun hampir setiap hari dan mengakibatkan genangan air yang semakin tinggi meluap melebar menggenangi pemukiman dan lahan pertanian disekitarnya.

"Tak perlu disebutkan lagilah berapa besaran anggaran yang sudah digelontorkan pemerintah pusat ke daerah melalui APBN, APBD maupun bantuan luar negeri untuk percepatan pembangunan daerah,"sebut Tobing ketika ditanyakan soal adanya anggaran yang dikelola pemerintah kota,kecamatan hingga kelurahan.

"Karna itu,saya bersama warga dilingkungan ini mengharapkan pemerintah kota serius menanggapi persoalan ini...sebab kondisi seperti ini sudah lama dan selalu dirasakan warga yang bermukim disekitar sini maupun yang melintasinya,bahkan sudah ada terluka jatuh akibat jalan berlubang tergenang air,"jelasnya.

Dilokasi,tampak air menggenangi jalanan mengalir dari tempat yang lebih tinggi ketempat yang lebih rendah.Karna tidak tersedianya parit dikedua sisi jalan itu membuat air yang terus menerus mengalir menumpuk dan meluap masuk kedalam rumah warga disekitar jalan tersebut.(007)

Tidak ada komentar